------->WELCOME TO MY BLOG.WWW.SYAMDNIA.BLOGSPOT.COM<-------

Minggu, 08 April 2012

Membuat Sudut 60derajat Menggunakan Jangka

Bagaimana cara membuat sudut yang besarnya 60^{\circ} hanya dengan menggunakan penggaris lurus dan sebuah jangka? (tanpa menggunakan penggaris busur derajat).


Perhatikan gambar tersebut. Langkah-langkahnya adalah sebagai beikut :

-buat sebarang garis lurus. (pada gambar adalah garis yang mendatar)
-beri nama titik A di ujung garis yang telah dibuat.
-kemudian buat busur dengan titik A sebagai pusatnya.
-busur akan memotong garis yang kita buat di awal. Kita beri nama titik B.
-jangan merubah besarnya sudut pada busur.
-kemudian buat busur dengan titik B sebagai pusat.
-kedua busur tersebut berpotongan. Beri nama titik C pada perpotongan dua busur tersebut.
-tarik garis dari A ke C. Pada gambar yaitu garis m.
-jadilah sudut yang besarnya 60^{\circ}

Cara menggambar sudut yang besarnya 60^{\circ} dengan menggunakan jangka ini adalah cara yang sangat tepat untuk ukuran. Dibandingkan dengan menggunakan sebuah penggaris busur derajat.

Untuk cara membagi dua sudut menjadi sama besar dengan menggunakan jangka, cara membagi garis menjadi dua sama panjang, cara membagi garis menjadi tiga, empat, lima, dst … sama panjang, cara membagi ruas garis menjadi n bagian yang sama panjang, ada di postingan yang lainnya…

Sekian dulu, semoga bermanfaat... :D

Membuat Sudut 90derajat Menggunakan Jangka


Bagaimana membuat sudut 90 derajat menggunakan jangka?

Perhatikan gambar tersebut!

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

*Buat suatu garis lurus
*Beri titik A dan titik B pada garis tersebut. Tentunya titiknya berlainan (titiknya berada pada garis)
*Pasang jarum jangka di titik A, Lebarkan jangka (buat jari-jari jangka sedemikian sehingga tidak terlalu lebar dan tidak terlalu sempit).
*Putar jangka sampai hamper setengah lingkaran (seperti pada gambar)
*Tanpa mengubah lebar jangka (besarnya jari-jari jangka), letakkan ujung jarum jangka di titik B. lalu putar. (pada gambar terlihat berwarna biru dan hijau)
*Hubungkan dua perpotongan busur itu
*Terbentuklah sudut 90 derajat

Langkah ini tentunya sama dengan membagi sudut menjadi 2 sama besar (dengan menggunakan jangka). Sudut awalnya yaitu 180 derajat. Dibagi menjadi dua bagian sama besar, yaitu sama dengan 90 derajat


*Membagi suatu garis menjadi dua sama panjang (bisektor garis)

Langkahnya sama persis seperti di atas!

Penggunaan jangka untuk menggambar ini sangatlah bermanfaat. Kita bisa membuatnya dengan ketelitian. Berbeda dengan kita menggunakan penggaris busur derajat, kita terkadang kurang pas untuk ukuran sudutnya. Dengan menggunakan jangka, tentunya ukurannya pun akan sangat pas.

Menggambar garis dengan menggunakan jangka ini di matematika sangatlah mendasar. oleh karena itu, diharapkan untuk mempelajarinya.

Sekian dulu, semoga bermanfaat... :D

Membagi sudut menjadi 2 sama besar (menggunakan jangka)

     Pada pelajaran geometri, kita diajarkan untuk menggambar. Entah itu menggambar garis, bangun datar ataupun bangun ruang. Tentunya alat-alatnya pun lengkap. Dari penggaris, pensil, penghapus, jangka, busur derajat, dan sebagainya. Tentunya kertas gambar tidak ketinggalan. Hehe
    Menggambar tentunya hal yang mendasar di dalam pelajaran geometri. Lalu, bagaimana caranya? Bagaimana menggambar yang benar?
    Menggambar garis, tentunya bisa dilakukan dengan mudah dengan menggunakan penggaris lurus. Membuat sudut juga bisa dengan mudah dilakukan dengan menggunakan penggaris busur derajat. Tetapi, sekarang kita akan menggunakan jangka untuk membuat besar sudut.

Bagimanakah caranya?


Membuat sudut 45 derajat

Akan kita pelajari di sini adalah membuat sudut yang besarnya 45 derajat dengan menggunakan jangka. Bagimana langkah-langkahnya? Seperti berikut :


Perhatikan gambar!

Langkah-langkah untuk membuat sudut 45 derajat, yaitu :
*Tentunya buat garis tegak lurus (siku-siku di titik O)
*Lalu, pasang jarum jangka pada titik O, dan buka jangka dengan ukuran terserah (jangan terlalu besar)
*Putar jangka. Sehingga busur yang kita buat memotong garis yang saling tegak lurus tersebut. (pada gambar ditunjukkan pada busur yang warna merah). Memotong di titik A dan di titik B
*Sekarang, besar jangka boleh diubah dan boleh juga tetap.
*Letakkan jarum jangka di titik A, lalu putar jangka
*Tanpa merubah besarnya jangka, letakkan jangka di titik B, lalu putar jangka sampai berpotongan dengan putaran jangka yang berpusat di A.
*Pada gambar adalah busur yang berwarna hijau.
*Tarik garis dari perpotongan itu ke titik O (titik siku-sikunya), sehingga terbentuklah sudut dengan besar 45 derajat

Kesalahan terbanyak :

Kesalahan terbanyak oleh siswa, besar jari-jari pada busur jangka yang berwarna hijau (pada gambar), besarnya kurang. Sehingga kedua busur warna hijau tidak berpotongan. Perkirakan besarnya jari-jari jangka sedemikian sehingga nantinya akan berpotongan.

Selain untuk membuat sudut 45 derajat, cara tersebut juga duginakan untuk membuat sudut-sudut yang lain. Lebih utamanya, cara tersebut digunakan untuk membagi sudut menjadi dua sama besar (bisektor sudut).


Membagi sudut menjadi dua sama besar (bisector sudut)

Tentunya, langkah yang digunakan sama persis. Hanya saja besar sudut awal tidak 90 derajat. Untuk membuat sudut dengan besar 22,5 derajat misalnya, kita menggunakan cara seperti itu. Hanya saja sudut pada walnya adalah 45 derajat.
Misalnya untuk membuat sudut yang besarnya 30 derajat, bisa dilakukan dengan membagi sudut 60 menjadi dua sama besar. Dan sebagainya.

Modulo dan Kongruensi

Modulo
Misalkan a adalah bilangan bulat dan m adalah bilangan bulat lebih besar nol. Operasi a mod m (dibaca a modulo m) memberikan sisa jika a dibagi dengan m. biasanya a mod m dengan m = 1 tidak ditulis. Artinya, mod 1 jarang dijumpai atau tak pernah dijumpai. Karena a mod 1 nilainya pasti sama dengan nol. Semua bilangan bulat pasti habis dibagi 1. Sehingga tidak ada gunanya mempertanyakan mod 1.

Notasi: a mod m = r sedemikian sehingga a = mq + r, dengan 0 r < m. Bilangan m disebut modulus atau modulo, dan hasil aritmetika modulo m terletak di dalam himpunan {0, 1, 2, …, m – 1}. Kenapa hanya sampai pada m – 1? Perhatikan syarat 0 r < m. karena semesta pembicaraan ada di bilangan bulat, maka himpunan hasil aritmetika modulo hanya akan sampai pada m – 1. Karena sama saja untuk m dengan nol.

Contoh : Beberapa hasil operasi dengan operator modulo:
  1. 23 mod 5 = 3 sama halnya dengan (23 = 5 4 + 3)
  2. 0 mod 17 = 0 sama halnya dengan (0 = 12 0 + 0)


Kongruen
Misalnya 28 mod 5 = 3 dan 18 mod 5 = 3, maka kita katakan 28 18 (mod 5) (baca: 28 kongruen dengan 18 dalam modulo 5). Misalkan a dan b adalah bilangan bulat dan m adalah bilangan > 0, maka a b (mod m) jika m habis membagi a – b. Jika a tidak kongruen dengan b dalam modulus m, maka ditulis a b (mod m).

Definisi : ditentukan p, q, m adalah bilangan-bilangan bulat dan m ≠ 0. Pp disebut kongruen dengan q modulo m, ditulis p ≡ q (mod m), jika dan hanya jika m p – q

Contoh :
22 2 (mod 5) ( 5 habis membagi 22 – 2 = 20)
–6 14 (mod 10) (10 habis membagi –6 – 14 = –20)

Kekongruenan a b (mod m) dapat pula dituliskan dalam hubungan a = b + km dengan k adalah bilangan bulat.

Contoh :
17 2 (mod 3) dapat ditulis sebagai 17 = 2 + 5 3
–7 15 (mod 11) dapat ditulis sebagai –7 = 15 + (–2)11

Berdasarkan definisi aritmetika modulo, kita dapat menuliskan a mod m = r sebagai a r (mod m)

Contoh : Beberapa hasil operasi dengan operator modulo berikut:
1) 23 mod 5 = 3 dapat ditulis sebagai 23 3 (mod 5)
2) 27 mod 3 = 0 dapat ditulis sebagai 27 0 (mod 3)


Sifat-sifat pada kongruensi
m adalah bilangan bulat positif. Kongruensi modulo m memenuhi sifat-sifat berikut.

Sifat refleksif
Jika p adalah suatu bilangan bulat, maka p ≡ p (mod m)

Sifat simetris
Jika p dan q adalah bilangan-bilangan bulat sehingga p ≡ q (mod m), maka q ≡ p (mod m)

Sifat transitif
Jika p, q dan r adalah bilangan-bilangan bulat sehingga p ≡ q (mod m) dan q ≡ r (mod m) maka p ≡ r (mod m)

Teorema. Misalkan m adalah bilangan bulat positif.
1. Jika a b (mod m) dan c adalah sembarang bilangan bulat maka
1) (a + c) (b + c) (mod m)
2) ac bc (mod m)

2. Jika a b (mod m) dan c d (mod m), maka
1) (a + c) (b + d) (mod m)
2) ac bd (mod m)

Bukti untuk 1.2 dan 2.1
a b (mod m) berarti:
a = b + km
a – b = km
(a – b)c = ckm
ac = bc + Km
ac bc (mod m) , terbukti.

Bukti selanjutnya :
a b (mod m) a = b + k1m
c d (mod m) c = d + k2m
(a + c) = (b + d) + (k1 + k2)m
(a + c) = (b + d) + km dengan (k = k1 + k2)
Jadi, (a + c) = (b + d) (mod m)

Contoh : Misalkan 17 2 (mod 3) dan 10 4 (mod 3), maka menurut Teorema 2,
17 + 5 = 2 + 5 (mod 3) 22 = 7 (mod 3)
17 . 5 = 2 . 5 (mod 3) 85 = 10 (mod 3)

Teorema.
  1. p ≡ q (mod m), maka pr ≡ pr (mod mr)
  2. p ≡ q (mod m) dan d m, maka p ≡ q (mod d)
  3. ap ≡ aq (mod m), maka p ≡ q (mod m/(a, m))

Bukti untuk 1.1
p ≡ q (mod m), maka sesuai definisi m p – q. kemudian dapat ditentukan bahwa rm r(p – q) atau rm rp – rq. Maka berdasarkan definisi dapat ditentukan bahwa pr ≡ pr (mod mr)

Fungsi Bilangan Bulat Terbesar

Fungsi bilangan bulat terbesar disimbolkan dengan \big[ | \, \, | \big]
Definisinya adalah : \big[ |x| \big] adalah bilangan bulat yang lebih kecil atau sama dengan x
Misalnya \big[ |3,2| \big]=3, \big[ |4| \big]=4
, \big[ |5,99| \big]=5, dan seterusnya.. .
Contoh yang negatif, \big[ |-2,5| \big]=-3


Bagaimana penggambaran grafiknya?
Contoh grafiknya yang sederhana adalah fungsi bilangan bulat terbesar y= \big[ |x| \big]




Beberapa sifat sederhana untuk y= \big[ |x| \big]


*Jelas tidak kontinu.. . Limit kanan tidak sama dengan limit kiri. Ambil saja untuk x=0, maka limit dari arah kanan sama dengan nol, sedangkan limit dari arah kiri sama dengan -1.
Bukan hanya untuk x=0, tetapi untuk x anggota bilangan bulat yang lain juga tidak kontinu.


*Bukan merupakan fungsi genap, bukan juga merupakan fungsi ganjil. Karena tidak berlaku sifat-sifat fungsi ganjil, dan juga fungsi genap.
Dilihat dari grafiknya juga jelas kelihatan.


* y= \big[ |x+a| \big] tidak selalu sama dengan y= \big[ |x| \big]+a
Ambil a bukan bilangan bulat, misal a=0,5 , dan ambil x=1, maka
\big[ |1+0,5| \big]=1 \ne \big[ |1| \big]+0,5 = 1,5


Fungsi ini disebut juga sebagai fungsi tangga. Karena gambar grafiknya mirip dengan bentuk tangga.


Sekian dulu untuk kali ini, semoga informasinya bermanfaat. Bye... :D

Segitiga Penrose

  
Siapa yang tidak mengenal antivirus SMADAV? Antivirus buatan Indonesia yang cukup banyak digunakan. Tahu tidak, tentang simbolnya?
Benar. Bentuk segitiga di dalam simbol smadav itu aneh. Apa ada bentuk ruang, segitiga tersebut?

Bentuk segitiga yang tidak masuk akal. Tidak pernah ada bentuk segitiga yang seperti itu. Bentuk tersebut dikenal sebagai segitiga Penrose.

Ini dibuat oleh Roger Penrose pada tahun 1954. Oleh sebab itu, segitiga ini disebut sebagai segitiga Penrose.
Ketika itu banyak digunakan sebagai perangko.

Segitiga aneh ini tidak mungkin ada. Meskipun kelihatannya seperti bangun 3 dimensi, tetapi segitiga ini memang benar-benar tidak mungkin ada.
Coba saja perhatikan sisi-sisinya. Pada titik-titik sudut segitiga itu ada yang janggal. Sudah sangat kelihatan.

Meskipun kelihatannya sangat sederhana. Menemukan ini saja sudah sangat terkenal. Hehehe.
Tetapi, kita sendiri juga akan kesulitan untuk menemukan sesuatu yang baru, aneh, apalagi yang begitu mempesona. Hehehe…

Gambar-gambar yang Aneh!!!




Apa yang pembaca lihat? Berputarkah lingkaran-lingkaran tersebut?
Gambar tersebut bukan gambar .gif, gambar tersebut hanyalah gambar .jpg

Apa komentar anda tentang gambar tersebut. (komentar di kolom komentar di bawah).

Cara melihatnya supaya berputar. Pindah-pindah melihatnya. Maksudnya bukan kita yang berpindah-pindah. Tetapi arah pandangan kita yang berpindah-pindah. Setelah melihat yang pojok kanan atas misalnya. Lihatlah bagian pojok kanan bawah. Atau pojok kiri atas. Atau pojok kiri bawah. Kemudian di tengah-tengah. Dan sebagainya.
Nanti gambar lingkaran-lingkaran tersebut seperti bergerak.

Pernah membaca tentang gambar segitiga penrose (segitiganya smadav, istilah saja. Karena segitiga aneh tersebut digunakan sebagai simbolnya smadav) yang aneh itu. Jika belum baca, silahkan baca di sini (segitiga penrose)
Bukan hanya gambar segitiga penrose itu saja yang aneh. Berikut juga ada beberapa gambar-gambar yang aneh-aneh yang lainnya, Berikut gambar-gambar aneh yang lainnya :

Gajah. Lihat kakinya. Ada 4 kan!
  
Ada yang bisa buat bangunan aslinya gak ya? Haha.. . Hebat yang gambar ini.

Velg ini ada yang aneh. Mana yang aneh?
 

Gambar-gambar tersebut hanya bisa digambar. Benda secara nyatanya tidak akan pernah ada. Tidak akan pernah ada yang bisa membuatnya.

Menurut kami, kami menyimpulkan, bahwa jangan mudah percaya dengan suatu gambar. Karena tidak sedikit gambar yang menipu. Seperti gambar-gambar di atas.

Mungkin juga banyak yang menipu melalui gambar. Punya facebook tentunya. Banyak lho orang yang rupanya biasa-biasa saja kemudian fotonya diedit dengan photoshop atau sejenisnya, kemudian digunakan sebagai foto profil. Jadinya bagus. Dan berbeda jauh dengan aslinya.
Kita ditipu.
Lagi-lagi jangan mudah percaya dengan gambar. Banyak gambar yang menipu.

Saran bagi pencari jodoh lewat facebook. Jangan hanya dilihat dari foto profilnya lho. Nanti bisa nyesel belakangan. Haha. Peace.

Beberapa Hal Mengenai Angka Nol

1. Nol adalah angka yang terakhir muncul setelah kemunculan angka 1 sampai 9
     Menurut kami, inilah mengapa pada abjad-abjad yang biasanya ditempelkan di tembok untuk belajarnya kita waktu kecil, setelah huruf alfabet, di bawahnya biasanya tertulis angka, yaitu 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 0. Mengapa bukan 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9. Mungkin karena angka 0 ditemukan terakhir setelah angka 1 sampai 9.

2. Identitas penjumlahan, yaitu 0, sebarang bilangan ditambahkan 0, maka hasilnya adalah bilangan itu sendiri
      Namanya juga identitas penjumlahan. Sudah sangat jelas dan sangat setuju.

3. Perkalian dengan nol, menghasilkan bilangan nol
     Perkalian dengan nol menghasilkan nol. Ini namanya bukan identitas perkalian. Kalau identitasnya perkalian itu adalah 1. Karena sebarang bilangan real (kecuali nol) dikalikan 1 sama dengan bilangan itu sendiri. Kalau yang perkalian dengan nol ini kami sebut sifat.
     Kita tadi sudah tahu tentang identitas penjumlahan, yaitu sebarang bilangan ditambah nol sama dengan bilangan itu sendiri, tentu saja 1 + 0 = 1
   Coba sekarang kedua ruas dikalikan a (sebarang bilangan real), maka hasilnya adalah a \cdot 1 + a \cdot 0 = a \cdot 1
      Sekarang kedua ruas kita kurangi a \cdot 1, maka dihasilkan a \cdot 0 = a \cdot 1 - a \cdot 1
Sama dengan a \cdot 0 = 0
      Bahkan, saya pernah membaca buku di perpustakaan, dan di dalamnya dituliskan bahwa 0 \times \infty =0
Secara logika sih setuju-setuju saja. Tetapi bagaimana dengan pernyataan ini : “Tak Hingga ( \infty) adalah bukan bilangan real”. Jadi, apa mungkin bisa dioperasikan dengan bilangan real, yaitu nol. Mungkin yang pengetahuannya lebih, bisa membantu berkomentar untuk menyimpulkan.
      Kami sih percaya saja dengan buku itu bahwa 0 \times \infty =0. Karena dulu saya juga pernah mendapatkan \infty +5= \infty

4. Nol dibagi dengan angka berapapun (kecuali nol), maka hasilnya adalah 0
Bagaimana dengan ini : a \times 0 = 0 , tadi yang kita bahas sebelumnya. Kalau kedua ruas dikalikan dengan \dfrac{1}{a} dengan a tidak sama dengan nol. Maka menghasilkan,
a \times 0 \times \dfrac{1}{a}= 0 \times \dfrac{1}{a}
Jadi, kita peroleh \dfrac{0}{a}=0
   
5. Pembagian dengan nol sama dengan tidak tentu, oleh karena itu hal ini tidak didefinisikan.
     Nol per nol, hasilnya adalah tidak tentu. Perhatikan berikut ini :
0 \times 1=0, maka \dfrac{0}{0}=1
0 \times 2=0, maka \dfrac{0}{0}=2
0 \times 3=0, maka \dfrac{0}{0}=3
0 \times 4=0, maka \dfrac{0}{0}=4

     Lho… Kok hasilnya berbeda-beda. Nol per nol hasilnya tidak tentu. Terlihat dari beberapa contoh di atas itu saja hasilnya berbeda-beda. Apa yang salah. Tidak ada kan.
Memang. Nol per nol hasilnya tidak tentu. Menurut kami, karena tidak tentu itulah, nol per nol tidak didefinisikan.
     Beberapa juga masih berpendapat bahwa nol per nol itu adalah tidak tentu, bukan tidak didefinisikan.Di forum banyak yang berbeda pendapat. Tetapi perbedaannya tidak begitu besar kok. Tentang apa hubungan tidak tentu dengan tidak didefinisikan. (Yang tahu jelas mengenai hal ini, mohon berkomentar).
Bagaimana untuk bilangan yang tidak nol dibagi dengan nol?

6. 10 adalah bilangan asli pertama yang menggunakan angka 0 (terdiri dari 1 angka 0)
     Sudah jelas. Karena bilangan sebelum 10 adalh 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8. 9 yang tidak terdiri dari angka nol sama sekali.
    
7. Pendefinisian secara formal, 0 bukan bilangan positif, dan juga bukan bilangan negatif
     Nol itu bukan bilangan positif. Dan juga bukan bilangan negatif. Lalu, masuk ke dalam kategori manakah nol itu. Nol itu masuk di dalam kategori netral. Bukan positif dan juga bukan negatif.
     Jadi, dibagi menjadi 3 kategori, Positif, Negatif dan Netral.
Positif itu lebih dari 0
Negatif itu kurang dari 0
Netral itu sama dengan 0
     Terasa gak adil ya. Himpunan bilangan positif ada sebanyak tak hingga, himpunan bilangan negatif juga ada sebanyak tak hingga. Tetapi, himpunan bilangan netral hanya ada satu, yaitu nol saja.
0=-0
 
8. Nol itu bilangan genap
     Apa sih bilangan genap itu? Bilangan genap itu adalah bilangan kelipatan 2. Bukan hanya 2, 4, 6, 8, … yang merupakan bilangan genap. Tetapi 0, -2, -4, -6, … juga merupakan bilangan genap.
     Suatu bilangan disebut bilangan genap jika bilangan tersebut bisa dituliskan ke dalam bentuk 2k, dengan k adalah bilangan bulat.
0 bisa dituliskan menjadi bentuk 2k, dengan k=0. Jadi, nol merupakan bilangan genap.

9. Nol bukan bilangan prima dan juga bukan bilangan komposit
     Ini sudah definisi dari sananya. Bahwa 0 dan 1 itu bukan merupakan bilangan genap dan juga bukan merupakan bilangan komposit. Definisi bilangan prima juga mulai dari 2. Bukan dari 1.
Bilangan prima adalah bilangan asli yang lebih besar dari 1 yang mempunyai faktor positif 1 dan dirinya sendiri.

10. Bilangan tidak nol jika dipangkatkan nol, sama dengan 1.
      Ini kan definisi. Tak bisa mengutak-atik definisi. Definisi ya definisi.

 
 11. Nol pangkat nol sama dengan tak tentu
      Pada perpangkatan, kita mengenal sifat yaitu
a^m \times a^n = a^{m+n}
Sekarang kita ambil, a=0, m=0 dan n \ne 0. Maka kita peroleh :
0^0 \times 0^n = 0^{0+n}
0^0 \times 0 = 0
     Jadi, didapatkan 0^0 sama dengan sebarang bilangan. Bisa 1, 2, 3, 4, dll. Oleh karena hasilnya tak tentu inilah, maka 0^0 tidak didefinisikan.

12. “Nol” atau “Kosong”
     Awalnya dulu saya menyebut kosong. Padahal ini salah. 0 itu dibaca “nol”. Bukan ‘kosong”. Dulu, sangat sering saya lakukan menyebutkan suatu nomor handphone dengan menyebut (0852…), “kosong delapan lima dua …” padahal ini salah. Yang benar itu adalah “nol delapan lima dua …”.
Ayo dibiasakan mulai sekarang. Sebutlah 0 dengan “nol”

13. 0 ditulis bagaimana?
Awal kuliah saya dikenalkan dengan ini :
1=0,9999999 \cdot
Lalu, saya pun bisa menuliskan banyak bilangan ke dalam bentuk itu, misalnya :
2=1,9999 \cdot
1,25=1,24999999 \cdot
Titik-titik sebanyak 3 itu menandakan bahwa angka 9 berulang terus. Angka 9 berulang terus.
Lalu, bagaimana dengan menuliskan angka 0 ke dalam bentuk tersebut?
Ada yang bisa membantu?
Jika tidak bisa, apa alasannya?

14. Nol adalah bilangan cacah pertama
      Beberapa bilangan cacah pertama adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, …

15. Nol pangkat bilangan yang tidak nol
     Tentu saja hasilnya 0. Jika bilangan tidak nol itu bilangan asli, dengan mudah kita bisa membayangkan bahwa 0 pangkat a (misalnya a adalah bilangan asli) sama dengan nol dikali nol dikali nol sampai sebanyak a.
     Jika bilangan a adalah bilangan rasional, tentu bisa digunakan sifat-sifatnya. Tentu saja bilangan a yang dibicarakan di sini adalah bilangan positif (terima kasih koreksinya untuk : Arif)

16. Nol faktorial sama dengan 1 (0!=1)
     Apa itu faktorial? Notasinya seperti ini : “!”
Notasi seperti itu didefinisikan sebagai berikut .:
n! (baca: n faktorial), didefinisikan sebagai perkalian bilangan asli dari n sampai 1 sebagai berikut
1.2.3.4. \cdots .(n-1).n
dan 0!=1
Jadi, 0!=1 adalah suatu definisi.


     Banyak yang meyertakan alasan mengapa didefinisikan ini. Banyak juga yang mengatakan bahwa ini bukan definisi tetapi merupakan sifat. Karena bisa dibuktikan. Tetapi, pada buku yang kami baca, hal ini merupakan definisi. Silahkan mau dipilih yang mana.

17. Nol tak berarti
     Pernah melihat bentuk 0017? Apa perbedaannya dengan 17? Tentu saja tulisannya yang berbeda. Bagaimana dengan nilainya. Sama bukan? Nol didepan bilangan asli inilah yang kami sebut sebagai nol tak berarti. Karena penambahan angka nol di sebelah kiri bilangan bulat itu tidak akan merubah nilai dari bilangan tersebut. Begitu juga penambahan angka nol di sebelah kanan bilangan desimal. Tak berarti juga. Tidak merubah nilainya.
0000017 atau 0,1700000000000

Ayo, tambahkan di komentar mengenai nol!!!